Seniman Swiss dan Jerman Pameran di Balai Roepa

PAMERAN seni rupa yang menyajikan seni patung, seni lukis, fotografi dan pemutaran film yang diberi tajuk 'Home Sweet Home' dipamerkan di Balai Roepa Tembi, Jl Parangtritis Km 8,5 Bantul, Yogyakarta, Selasa (30/10) hingga 1 minggu ke depan. Pameran ini merupakan bentuk Pertukaran Kebudayaan Indonesia-Jerman. Ons Untoro, pengelola Balai Roepa Tembi mengatakan, 'Home Sweet Home' membentuk sebuah dialog interkultural dengan mempertanyakan deretan pertanyaan yang sama di berbagai tempat. Pameran ini diinisiasi secara independen oleh sekelompok seniman dan mahasiswa yang berasal dari berbagai disiplin dari banyak kelompok di Berlin. Bagian pertama dari pertukaran ini adalah pameran seni rupa yang diselenggarakan di Yogyakarta. Seniman dari Swiss dan Jerman selain memamerkan karyanya dalam tajuk 'Home Sweet Home' juga akan memberi workshop. Sally Moira Busse akan membuat gambar di sebuah rumah di Yogyakarta. Sementara Peteer Kroening akan mengadakan workshop untuk para pematung. Pameran ini menjajarkan berbagai pandangan artistic yang berbeda. Spektrumnya membentang dari fotografer seperti Dawin Meckel, yang membuat gambar dari sebuah kota kecil di masa awal pendudukan Jerman di Afrika Barat dalam seni fotonya. Swakopmund, Eine Stadt in Namibia, dimana tradisi dan kebiasaan Jerman tampaknya mulai terbangun, sampai pada seniman multimedia dari Swiss, Max Grueter, yang menunjukkan adanya ruang virtual dan universal sebagai rumah dengan bantuan media baru. Ketua Yayasan Rumah Budaya Tembi, Nuranto, melihat interaksi antarbudaya ini sebagai melepuhnya batas-batas wilayah dan merapatnya ruang dan waktu.
Sumber:kedaulatan rakyat
Share on Google Plus

About Apri Hendri S.

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 coment�rios: